Magang ke Thailand, Yay or Nay?
Ketika memikirkan negara tujuan magang selain Indonesia, kita memiliki kecenderungan untuk memilih magang di negara-negara maju. Mungkin kita perlu untuk berpikir dua kali untuk memilih negara berkembang, seperti Thailand, sebagai tujuan magang. Pemikiran seperti “apa sih istimewanya Thailand?” atau “Thailand kan tidak jauh beda dengan Indonesia” memang tidak dapat dihindari. Tapi jangan salah kira karena negeri Seribu Pagoda ini juga memiliki kelebihannya sendiri. Dan kesamaannya dengan Indonesia tersebut sebenarnya adalah salah satu kelebihannya. Berikut adalah beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang magang ke Thailand.

Image source: venturethai.com
Biaya hidup tidak jauh berbeda
Thailand merupakan salah satu negara yang digemari oleh wisatawan Indonesia karena murahnya. Jika kamu mencari negara ekonomis sebagai opsi tujuan magangmu, magang ke Thailand adalah jawabannya. Nilai tukar 1 Baht sekarang adalah sebesar Rp 439. Harga rata-rata makanan di Thailand adalah sekitar 50 hingga 100 Baht, atau sekitar Rp 20.000 hingga Rp 43.000. Tidak jauh berbeda dengan di Indonesia, bukan? Jika kamu ingin mencari yang lebih murah lagi pun kamu akan menemukannya. Seperti di Indonesia, kamu bisa menemukan warung-warung makanan di pinggir jalan. Harga rata-rata makanan di warung pun hanya sekitar 20 hingga 25 Baht atau sekitar Rp 9.000 hingga Rp 11.000. Magang ke luar negeri berarti kamu harus lebih berhati-hati terhadap pengeluaran. Dengan magang ke Thailand, tentunya kamu bisa menghemat uang makanmu.
Transportasi publik memadai
Jangan takut tidak bisa pergi kemana-mana sendiri ketika magang di Thailand karena Thailand telah memiliki transportasi publik yang memadai. Beberapa transportasi publik yang ditawarkan adalah BTS (skytrain) dan MRTA (subway). BTS disebut juga dengan Skytrain karena semua lintasan BTS adalah melayang. Berbeda dengan BTS yang lintasannya melayang, lintasan MRTA berada di dalam tanah. Untuk harga tiketnya sendiri adalah sekitar 15 hingga 52 Baht atau sekitar Rp 6.500 hingga Rp23.000. Selain itu ada juga Airport Rail Link (ARL), transportasi publik yang dikhususkan untuk perjalanan ke bandara. Jadi, kamu tidak perlu bingung harus naik kendaraan apa dari kota ke bandara atau sebaliknya. Di Thailand, kamu juga akan menemukan kendaraan yang pastinya familiar bagimu yaitu tuk-tuk. Tuk-tuk, atau yang kita lebih kenal sebagai bajaj, adalah sejenis becak motor. Rute dan ongkosnyapun dapat disesuaikan dengan penumpang.
Kesamaan kultur sosial
Thailand memiliki kultur sosial yang tidak jauh berbeda dengan Indonesia. Hal ini tentunya mempermudah kamu yang ingin magang ke Thailand dalam hal beradaptasi dengan lingkungan baru. Hal ini tentu mengurangi cultural shock yang biasanya dialami oleh mereka yang magang ke luar negeri. Dengan kecilnya efek culture shock, tentunya ini akan mendukung proses magangmu. Kultur masyarakat Thailand yang ramah akan mengingatkan seperti keramahan masyarakat Indonesia. Bahkan kalau kamu jalan-jalan di pasar-pasar tradisional di Bangkok misalnya, kamu akan dengan mudah menemukan “jajanan” pasar yang mirip sekali seperti biasa kita temukan di Indonesia. Buah-buahan dan makanan sehari-harinya pun tidak jauh berbeda.
Makanan Enak
Kamu akan kaget dengan banyak nya makanan enak yang bisa kamu cicipi. Cita rasa masakan Thailand sangat cocok dengan lidah orang Indonesia. Kaya bumbu dan rasa. Buat pecinta wisata kuliner, magang ke Thailand harus kamu pertimbangkan. Sambil magang di Thailand, kamu juga bisa icip-icip berbagai jenis makanan dan jajanan enak dengan harga yang tentunya “ramah di kantong.”
Wawasan Budaya
Berbicara tentang wisata budaya, Thailand menawarkan banyak hal. Ada banyak tempat, museum, kuil kuno, dan banyak hal lain yang akan membuat kamu terkesima. Kalau kamu ingin jalan-jalan di sela magang, pastinya kamu tidak akan kehabisan pilihan tempat.
