Mendaftar Work and Holiday Visa Australia! Part 1

Apakah teman-teman sudah pernah mendengar tentang Program Visa Bekerja dan Berlibur (Work and Holiday) ke Australia? Bila teman-teman ingin menghabiskan liburan panjang sambil melakukan pekerjaan jangka pendek atau magang (internship) untuk mendapatkan lebih banyak pengalaman, inilah visa yang paling tepat untuk kalian!

Apa itu Work and Holiday Visa?

Program Work and Holiday Visa ini adalah hasil kerjasama pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia sejak tahun 2009 dengan tujuan untuk mendorong pertukaran budaya dan hubungan personal yang lebih erat antar dua negara. Program ini memiliki kesempatan terbatas, karena dibatasi dengan kuota untuk 1000 (seribu) orang saja per tahunnya.

Persyaratan untuk mendapatkan visa ini adalah:

  1. Berusia 18 hingga 30 tahun (inklusif) pada tanggal Anda mengajukan aplikasi – lebih tepatnya selama teman-teman ber-ulang tahun ke 31, kalian masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan visa ini.
  2. Pemegang paspor dari negara yang memenuhi syarat – untuk warna negara Indonesia, kita memenuhi syarat untuk Work and Holiday Visa subclass 462
  3. Memiliki surat dukungan dari pemerintah Anda
  4. Sebelumnya tidak memegang visa bekerja dan berlibur
  5. Memiliki kualifikasi pendidikan tinggi atau telah berhasil menyelesaikan setidaknya dua (2) tahun studi universitas sarjana.
  6. Memiliki paspor yang memiliki masa berlaku minimal 18 bulan.
  7. Memiliki tingkat kemahiran berbahasa Inggris sekurang-kurangnya tingkat fungsional – yaitu IELTS score minimal 4.5
  8. Memiliki sejumlah dana seharga tiket pergi pulang dan untuk membiayai keperluan selama masa awal tinggal di Australia – kalian harus memiliki dana sebesar AUD 5,000 (ekuivalen dalam rupiah, sesuai dengan nilai tukar saat kalian mendaftar). Dana ini dapat tersedia di rekening atas nama kalian sendiri dan/atau rekening atas nama orang tua atau saudara yang masih dalam satu Kartu Keluarga.
  9. Tidak disertai oleh anak-anak di bawah umur

Lebih lengkapnya dapat dibaca di sini dan di sini

 

Nama saya Nadia, salah satu kontributor artikel di website Bright Internships ini. Sebenarnya, saya sudah mengetahui tentang adanya Work and Holiday Visa ke Australia ini sejak awal tahun 2015 dari sebuah seminar yang diadakan di satu universitas. Namun, karena pada saat itu dana yang saya punya belum cukup, saya tetap melanjutkan bekerja sebagai salah satu staf keuangan di sebuah pabrik di Surabaya sembari menabung. Setelah perjalanan cukup panjang, Work and Holiday Visa saya akhirnya sudah granted pada 12 Oktober 2017 lalu, dan saya ingin berbagi sedikit pengalaman pengajuan visa ini.

Surat Rekomendasi Pemerintah Indonesia (SRPI) / Letters of Government Support

Yang pertama kali harus dilakukan untuk mengurus Work and Holiday Visa ini adalah mendaftar pada website imigrasi Indonesia untuk mendapatkan Surat Rekomendasi Pemerintah Indonesia (SRPI) / Letters of Government Support. Mengapa harus dilakukan pertama kali? Karena untuk mendapatkannya memakan waktu yang cukup lama dan butuh banyak kesabaran. Saya mendaftar pada tanggal 18 Februari 2017 dan baru dipanggil wawancara pada tanggal 13 September 2017 (7 bulan!).

Pendaftaran dapat dilakukan di sini (*)

Memang benar pada saat mengisi informasi akan diminta data seperti nilai IELTS dan ketersediaan dana, namun data tersebut tidak mengikat. Bila nantinya saat dipanggil wawancara ada perubahan data – tidak ada masalah selama dokumen lengkap.

Setelah mendaftar, maka kalian harus menunggu untuk mendapatkan panggilan wawancara lewat email atau dapat juga dicek via website

(*) Pendaftaran saat ini sedang ditutup sejak 21 Juli 2017 karena banyaknya antrian, dan akan dibuka kembali pada Juli 2018.

Persiapan Dokumen

Sambil menunggu panggilan wawancara, inilah waktunya untuk mempersiapkan semua dokumen-dokumen yang diperlukan untuk aplikasi Work and Holiday Visa ini. Berikut adalah dokumen-dokumen yang harus dibawa pada saat wawancara:

  1. Form Identitas (download di sini);
  2. Kartu Tanda Penduduk (KTP);
  3. Akte Kelahiran;
  4. Paspor dengan masa berlaku minimal 18 (delapan belas) bulan;
  5. Sertifikat pendidikan untuk yang telah lulus atau surat keterangan sebagai mahasiswa aktif setidaknya 2 (dua) tahun dibuktikan dengan surat keterangan dan Kartu Tanda Mahasiwa (KTM) dari perguruan tinggi yang bersangkutan;
  6. Memiliki sertifikat kemampuan berbahasa Inggris IELTS dengan minimal score 4.5 atau sertifikat TOEFL IBT dengan minimal score 32 dan dikecualikan kepada mahasiswa atau yang telah lulus kuliah pada universitas yang menggunakan pengantar bahasa inggris tidak wajib melampirkan sertifikat IELT/TOEFL, dibuktikan dengan melampirkan surat keterangan dari kampus;
  7. Surat keterangan / Jaminan Bank kepemilikan dana atas nama pribadi pemohon dengan jumlah minimal AUD $ 5000 (lima ribu Dollar Australia) dan jika rekening tabungan tersebut bukan atas nama pribadi pemohon wajib melampirkan surat sponsor/jaminan dari pemilik rekening dibuktikan dengan foto copy KTP dan Kartu Keluarga;
  8. Pas foto terakhir berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 1 lembar, latar belakang putih.

Catatan:

  1. Pada saat wawancara untuk membawa seluruh persyaratan asli dan fotokopi ;
  2. Berkas fotokopi dimasukkan dalam map warna biru dengan urutan seperti di atas;
  3. Tidak dipungut biaya selama proses pengeluaran surat rekomendasi;
  4. Sertifikat bahasa Inggris dalam bentuk prediction TIDAK DITERIMA.

Dikutip langsung dari website imigrasi Indonesia

Akan coba saya jabarkan sedikit untuk beberapa dokumen yang perlu persiapan lebih lanjut, terutama untuk Persyaratan Bahasa Inggris dan Surat Keterangan Jaminan Bank

Persyaratan Bahasa Inggris

Untuk persyaratan Bahasa Inggris, saya sarankan untuk menggunakan IELTS saja. Meski di website masih diperbolehkan menggunakan TOEFL IBT, namun ketika bertanya langsung kepada petugas imigrasi, saya mendapatkan informasi bahwa sertifikat TOEFL sudah tidak diterima.

Saya mengikuti test IELTS di IALF Surabaya pada 21 Januari 2017. Pada saat itu saya mengambil yang academic version, namun untuk keperluan pendaftaran visa Work and Holiday ini sebenarnya yang general saja sudah cukup.

Untuk IELTS biaya yang diperlukan adalah IDR 2,850,000

Pendaftaran tes IELTS dapat dilakukan di sini

Surat Keterangan Jaminan Bank

Untuk mendapatkan surat ini, datang saja ke bank kalian dan mintalah formulir untuk Surat Rekomendasi Visa. Kebanyakan bank pasti sudah memiliki formatnya masing-masing dan kalian hanya perlu mengisi informasi yang dibutuhkan. Yang paling penting, adalah kalian harus memastikan bahwa jumlah saldo di rekening harus disebutkan dalam surat ini, untuk menunjukkan bahwa kalian memiliki dana yang cukup. Jumlah ekuivalen dalam rupiah untuk AUD 5,000 ini tergantung juga pada kurs tukar saat kalian mendaftar, jadi jangan lupa untuk cek kurs terlebih dahulu.

Waktu itu saya menggunakan bank OCBC NISP, waktu prosesnya hanya 1 hari dengan biaya Rp. 50,000 saja.

Untuk teman-teman yang menggunakan rekening atas nama orang tua atau saudara, maka kalian harus melampirkan surat sponsor/jaminan dari pemilik rekening (tanda tangan diatas meterai) dan foto copy KTP penjamin beserta Kartu Keluarga.

 

Untuk wawancara di imigrasi dan tahapan berikutnya, akan saya jabarkan di bagian kedua.